Sunday, March 15, 2020


  JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1
REAKSI REAKSI ALDEHID DAN KETON


DIBUAT OLEH : SEPTIA MISCA DALVANNY
NIM: A1C118005
KELAS : REGULER A 2018
DOSEN PENGAMPU 
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M,Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI 
  2020


I JUDUL : Reaksi reaksi aldhid dan keton

II HARI/ TANGGAL: RABU, 18 MARET 2020

III TUJUAN:
adapun tujuan pada praktikum ini adalah:
1) dapat memahami asaz asaz reaksi senyawa karbonil
2) dapat memahami perbedaan reaksi aldehid dan keton
3) dapat menjelaskan jenis jenis pengujian kimia sederhana yang dapat membedakan aldehid dan keton

IV PRINSIP TEORI:


Aldehid dan juga keton sama sama memiliki gugus karbonil C=O , yang menyebabkan sifat reaksinya juga sama. Namun aldehid bereaksi lebih cepat dibandingkan keton dengan pereaksi yang sama, karena atom karbon karbonil keton lebih terlindungi dari pada aldehid. Aldehid sangat mudah menjalani reaksi oksidasi asam karboksilat dengan jumlah atom karbon sama banyak. Namun keton tidakmenjalani reaksi oksidasi seperti aldehid, namun keton siklik akan menghasilkan suatu asam karboksilat Peerbedaan dalam reaksi oksidasi antara aldehid dan keton ini dapat digunakan untuk membedakan kedua senyawa (Tim penuntun praktikum kimia organik I )

Keton mempunyai dua buah gugus alkil yang terikat pada gugus karbonil, sedangkan aldehid memiliki 1 gugus alkil yang terikat pada gugus karbonil, sifat fisika dari aldehid dan dipengaruhi oleh sifat sifat gugus karbonil itu sendiri. Karena senyawaan ini polar yang tarik menarik antar dipol dipol. Sedangkan titik didih aldehid dan keton mendidih pada temperatur yang lebih tinggi dari senyawa non polar, selain itu aldehid danketon dapt mensolvasi ion (Pudjatmaka,2010)

Menurut  (Respati,2011) reaksi reaksi aldehid dan keton adalah
1)      Oksidasi
Aldehid merupakan senyawa hidrokarbon yang mudah dioksidasi dan ketoncukup sulut teroksidasi karena keton tahan terhadap oksidator. Dapat diuji dengan reagen fehling
2)      Reduksi , reduksi aldehid dan keton dapat merubah nya menjadi alkohol
3)      Adisi dengan grignard, aldehid menghasilkan alkoholsekunder dan keton menghasilkan alkohol tersier.

Pada senayawa keton, aldehid dan juga ester mereka sama sama mengalami reaksi pada gugus karbonil , gugus karbonil ini memiliki orbital hibrida dan juga bersifat polar yang membuat atom C terletak pada bidang datar dengan sudut 120◦ dengan ikatan rangkap oksigen memiliki ikatan pi  ikatan pi ini adalah hasil tumpang tndih orbital P dengan atom C dengan ikatan P lain dengan oksigen (Katja,2012).

Titik didih dari senyawa keton dan aldehid ini tinggi dikarenakan konskuensi logis dari momen dipol yang berada disekitar ikatan karbonil namun tak berlaku pada isopropanol yang memiliki titik didih tinggi meski momen dipol rendah. Aldehid dan keton juga tidak memiliki ikatan hidrogen donor sehingga tidak bisa mendonasikan protonhal ini juga memicu rendahnya titik didih pada aldehid dan keton meskipun memiliki berat molekul yang cukup berat. Jadi senyawa aldehid dan keton bersifta larut dalam air yang dikarenakanmereka bertindak sebagai akseptor ikatan hidrogen (http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/03/20/reaksi-reaksi-aldehid-dan-keton198/)
 



V ALAT DAN BAHAN

5.1 ALAT
tabung reaksi
bunsen
pengaduk
corong hirsch
erlemeyer

5.2 BAHAN

Pereaksi tollens
Larutan kalium iodida
Larutan perak nitrat 5%
Asetaldehida
Larutan NaOH 5% dan 10% dan 1%
Larutan NaHSO3
Larutan amoniahidroksida 2%
Air es
Benzaldehida
Etanol
Aseton
HCl pekat
Sikloheksana
Fenilhidrazin
Formalin
Metanol
Pereaksi benedict
Dinitrofenilhidrazin
Natrium sitrat
Hidroksilamin
Natriumkarbonat
Natriumasetat trihidrat
Aquades
Isopropanol
Larutan CuSO4 . 5 H2O
3-pentanol
Natrium kalium tastat
2-pentanol
larutan iodium iodida

iodium





VI PROSEDUR




untuk video bisa dilihat pada link dibawah ini
https://youtu.be/zd50ddGdht8

Permasalahannya
1. Mengapa saat formalin dicampur dengan fehling A dan B terjadi endapan?
2. Menurut kalian senyawa x yang digunakan dalam praktikum tersebut adalah ? Dan herikan alasannya?
3. Mengapa aseton tidak bereaksi dengan uji fehling?


Monday, March 9, 2020

  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1
REAKSI REAKSI HIDROKARBON


DIBUAT OLEH : SEPTIA MISCA DALVANNY
NIM: A1C118005
KELAS : REGULER A 2018
DOSEN PENGAMPU 
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M,Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI 
  2020

VII DATA PENGAMATAN
a)      Brom dalam karbon tetraklorida
No
perlakuan
hasil
1
Diisi 1 ml alkana kedalam tabung reaksi , ditambahkan 10-15 tetes brom diguncangkan, ditempatkan tabung dalam tempat gelap
Warna tidak mengalami perubahan
2
Diisi 1 ml alkana ditambahkan 10-15 tetes brom diguncang dalam tempat yang disinari matahari
Warna berubah dari kuning menjadi bening
3
Diisi 1 ml eter +10 tetes brom dan diguncang
Terdapat 2 fasa , yang fasa bagian atas berwarna kuning (brom) dan yang dibagian bawah berwarna putih (eter)
4
Diisi 1 ml benzen + 1ml brom, lalu digoncangkan
Terdapat 2 lapisan , lapisan atas berwarna bening dan yang bawah berwarna cokelat

b)      Brom
No
perlakuan
Hasil
1
Benzen dipanaskan 5 menit
Setelah dipanaskan benzen menguap (tidak tersisa dalam reaksi)
2
Benzena + paku dipanaskan 5 menit
Tidak menguap masih tersisa dalam tabung reaksi

c)       Larutan kalium permanganat
No
perlakuan
Hasil
1
Diisi kalium  permanganat + 5  tetes n-  heksana
Ungu tanpa kemerahan
2
Diisi kalium  permanganat + 5  tetes eter
Ungu kemerahan

3
1 ml  benzena +  2 ml   kalium  permanganat
Warna tetap

d)      Asam sulfat pekat
No
perlakuan
hasil
1
Dimasukkan kedalam tabung reaksi 2 ml asam sulfat 10 tetes eter kemudian diguncang
Larutan menjadi warna jingga, dan terasa panas pada saat dikocok
2
Dimasukkan 2 ml H2SO4 + 10 tetes n-heptana , lalu dikocok
Larutan tidak larut sehingga terbentuk 2 lapisan , lapisan atas bening dan lapisan dibawah agak keruh

e)      Asam nitrat
·         Benzena  
No
Perlakuan
Hasil
1
Dicampurkan  asam nitrat  4ml dan benzena 0,5 ml
Mengeluarkan asap
2
Dimasukkan batu didih
Mengeluarkan gelembung
3
Dididihkan campuran
Larutan  berwarna kuning  bening
4
Dituang  larutan kedalam es
Timbul asap dan baerbau menyengat

·         Eter
No
Perlakuan
Hasil
1
Dicampurkan asam nitrat 4ml dengan eter
Timbul gelembung
2
Diberi batu didih dan  dipanaskan
Timbul warna orange  pekat, timbul asap dan bau menyengat
3
Dituang  larutan kedalam es
Larutan kembali berwarna bening  dan bau bayclin

f)       Bahan tak dikenal
No
perlakuan
hasil
1
Ditambahkan 2 ml zat x + 2ml air kemudian digoncangkan
Terdapat 2 lapisan , lapisan atas minyak jelantah dan bagian bawah air
2
Ditambahkan 2 ml zat  x  + H2SO4 2ml, lalu digoncang
Warnanya berubah menjadi kecoklatan dan baunya tidak sedap
3
Ditambahkan 2 ml zat x + 2 ml klorin diguncangkan
Terdapat 2 lapisan , lapisan atas keruh dan lapisan bawah berwarna kuning

benzena

1
Ditambahkan 2 ml benzena + 2ml air , kemudian diguncangkan
Terdapat 2 lapisan, lapisan atas lebih keruh dari pada lapisan bawah , dan dibagian atas ada gelembung
2
Ditambahkan 2ml zat benzena + 2ml H2SO4
Terdapat 2 lapisan, lapisan atas bening dan lapisan bawah keruh
3
Ditambahkan 2 ml zat benzen + 2ml kloroform diguncangkan
Terdapat cincin benzena
Terdapat 2 lapisan atas keruh   dan bagian bawah agak keruh.

VIII PEMBAHASAN
 8.1  Brom dalam karbon tetraklorida
      pada percobaan brom dalam  karbon tetraklorida ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh cahaya dalam mempercepat terjadinya reaksi senyawa hidrokarbon , uji ini dikatakan positif  dan terbentuk gas HBr  yang merupakan asam dengan uji krtas lakmus berarti berhasil . jadi pada percobaan ini ada 2 perlakuan yaitu perlakuan ditempat gelap dan ditempat cahaya matahari, pertama Diisi 1 ml alkana kedalam tabung reaksi , ditambahkan 10-15 tetes brom diguncangkan, ditempatkan tabung dalam tempat gelap yang mana warna yang dihasilkan itu tidak berubah warnanya.kemudian diisi 1 ml alkana dan ditetesi brom diguncang ditempat terkena matahari yang menghasilkan
Warna berubah dari kuning menjadi bening.
      sedangkan ketika eter yang ditambahkan beberapa tetes brom akan menghasilkan 2 fasa yang bagian atas berwarna kuning yaitu brom dan bagian bawah berwarna putih yaitu eter. reaksi pada uji bromin dengan brom itu merupakan reaksi halogenasi atau brominasi, saat direaksi ditempat yang gelap reaksi berjalan lambat dan kebalikannya saat ditempat terang reaksi akan berjalan lebih cepat

8.2 Brom  
      pada percobaan uji brom ini kami menggunakan 2 tabung reaksi yang masing masing itu berisi 1 ml benzena ditambahkannn beberapa tetes brom  namun pada tabung kedua itu ditambahkan paku kemudian kedua tabung reaksi di panaskan dengan pemanas hingga 5 menit setelah dipanaskan benzena pada tabung 1 akan menguap dan hilang setelah 5 menit itu, sedangkan benzena pada tabung reaksi 2 itu tidak seluruhnya menguap masih tersisa dalam tabung reaksi dan pakunya juga.

8.3 larutan kalium permanganat
      pada uji kalium permanganat ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya ikatan rangkap pada uji sampel yang diuji adalah n-heptana ditambahkan kalium permanganat yang menghasilkan warna ungu tanpa kemerahan ,sednagkan ketika dilakukan praktikum pencampuran kalium permanganat dengan 5 tetes eter itu menghasilkan warna ungu kemerahan, selanjutnya 1 ml benzena ditambahkan dengan 2 ml kalium permanganat menghasilkan warna yang tidak berubah. larutan KMNO4 merupakan pengoksidasi kuat, reaksi oksidasi terjadi jika warna ungu dari KMNO4 hilang dari campuran terssebut . hilangnya warna ungu dari percobaan tersebut dikarenakan adanya reaksi ion MnO4 -  yang disebabkan adanya reaksi ion dengan alkena (benzena. pada percobaan ini  reaksi yang terjadi yaitu:
3 R - CH = CH - R + 2 KMNO4   +H2O --> R-COH2 - CHOH - R + MnO2

8.4 Asam Sulfat Pekat
    Asam sulfat berfungsi sebagai oksidator ,sehingga menyebabkan terjadinya perubahan warna. pada percobaan ini kami menggunakan n- heptana dan eter , n-heptana sebagai alkana yang digunakan dan eter sebagai sikloheksena yang digunakan, sehingga yang dilakukan pertama adalah dimasukkan asam sulfat  2 ml dan ditambahkan eter 10 tetes lalu diguncang dan didapat hasil larutan menjadi warna jingga dan agak terasa panas. kemudian dimasukkan asam sulfat pekat yang ditambahkan 10 tetes n-heptana yang menghasilkan larutan tidak larut dan menghasilkan 2 lapisan yang terbentuk.lapisan atas bening dan lapisan bawah agak keruh.

8.5 asam nitrat
      pada percobaan asam nitrat ini ada 2 perlakuan yaitu pada benzena dan pada eter
yang pertama pada benzena, yang mana hasil yang didapat itu adalah ketika asam nitrat dicampur dengan benzena mengasilkan asap, lalu dimasukkan batu didih yang menghasilkan gelembung lalu dididihkan yang menghasilkan warna kuning bening lalu ketika dituang kedalam es akan menghasilkan asap dan berbau menyengat.
    lalu pada percobaan eter itu ketika dicampur dengan asam nitrat menghasilkan gelembung lalu diberi batu ddih yang menghasilkan warna orange pekat dan timbul asap. kemudian dituang larutan kedalam es yang menghasilkan bau bayclin dan warna kembali bening

8.6 bahan tak dikenal
  saat melaksanakan prosedur ini kami menggunakan zat 2 zat x yang tidak dikenal , pada zat x pertama itu dicampurkan dengan air 2ml lalu digoncangkan yang menghasilkan 2 fasa bagian atas itu berminyak dan bagian bawahnya itu air , setelah itu zat x pertama ditambahkan 2 ml H2SO4 yang menghasilkan bau yangtidak sedap jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa zat x tersebut adalah minyak jelanta karena saat di tambah air dia naik ke atas dan berminyak lalu menimbulkan bau yang tak sedap , setelah itu kami mengambilzat x yang kedua itu kami campurkan dengan 2 ml air yang menghasilkan 2 lapisan yang mana lapisan atas itu lebih keruh dari pada lapisan bawah dan terdapat gelembung , lalu zat x tersebut ditambahkan H2SO4 yang menghasilkan 2 lapisan juga lapisan atas bening dan bawah keruh,lalu zat x ditambahkan dengan kloroform yang membentuk cincin batas yang merupakan benzena jadi dapat disimpulkan zat x kedua adalah benzena.

MANFAAT
Dalam percobaan ini manfaat nya adalah praktikan dapat mengaplikasikan ilmu pada percobaan ini dalam kehidupan sehari hari. Dan dapat membedakan macam macam hidrokarbon ketika dunia Kemasyarakatan.

PERTANYAAN PASCA PRAKTEK
untuk  video praktikum dapat dilihat pada link dibawah ini
https://youtu.be/5nJPNUvPM3w

1.  ketika di tempat yang ada cahaya justru reaksi berjalan lebih cepat dari pada ditempat gelap Mengapa hal itu dapat terjadi? Dan apa pengaruhnya terhadap hasil reaksi ?

2.  mengapa saat uji brom itu brom yang ada didalam tabung reaksi saat dipanaskan malah menguap dan hilang ?

3. mengapa saat pemanasan asam nitrat dan eter itu harus diberi batu didih? dan mengapa ketika larutan tersebut dituangkan kedalam es malah menimbulkan bau seperti bayclin?


KESIMPULAN
1. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ikatan hidrokarbon jenuh adalah tunggal sedangkan hidrokarbon tak jenuh (alkena& alkuna) mempunyai ikatan rangkap 2 dan 3 sedangkan hidrokarbon aromatik senyawa lingkar beraroma 6
2. Reaksi reaksi hidrokarbon yaitu : Reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi dan reaksi Oksidasi.


DAFTAR PUSTAKA
Mainil,2012. Kaji eksperimentul performasi mesin pendingin uap dengan Menggunakan refrigeran hidrokarbon sebagai alternatif refrigeran pengganti R-12 dengan sistem penggantian langsung (drop ini substitute). Jurnal mechanical. Vol 3. No 1.

Marsaoli, 2011,kandungan bahan organik, n-alkana ,aromatik,dan total hidrokarbon dalam sedimen di perairan Taha kabupaten Muba, Sulawesi tenggara, jurnal sains vol 8 no 3

Tim penuntut praktikum kimia organik 1 , 2019 penuntut praktikum kimia organik 1 , Jambi, universitas Jambi

Wilbraham, 2009, pengantar kimia organik dan hayati , Bandung : ITB




LAMPIRAN
saat dipanaskan brom dan paku

                                          Asam sulfat ditambah eter menjadi warna kuning

                                                     pengujian bahan tak dikenal 1
                                                                              
                                                    Pada saat menguji bahan tak dikenal 2
                                    
                                                       asam sulfat ditambahkan n-heptana